Saturday, January 23, 2010

Indonesia... Tanah yang terhilang, yang dirindukan Tuhan

Saat saya bekerja penuh waktu buat Tuhan tahun 2002-2004, mata hati dan pikiran saya terbuka karena Tuhan singkapkan rahasia ‎Чăπğ terpendam, bahkan tidak pernah terbersit dalam pikiran kita semua, bahwa tanah Indonesia yang kita pijak sekarang, tanah ‎Чăπğ dihujat bangsa-bangsa, tanah ‎Чăπğ bahkan dihujat penghuninya sendiri..., adalah tanah pilihan Tuhan. Tanah ‎Чăπğ sudah ditetapkan Tuhan sejak dari mulanya...
Bingung? ... Wajar...
Saya tau masalah seperti ini akan terlihat sangat membosankan. Saya akan berusaha semaksimal mungkin membuat bahasa ‎Чăπğ ringan supaya semua dapat menangkap maksud saya...:)

Saya sangat rindu membagikan kepada siapapun ‎Чăπğ membaca, supaya kita semua tahu dan sangat bersyukur olehNya kita dilahirkan di tanah Indonesia.

Indonesia, adalah tanah pilihan Tuhan sejak dari mulanya. Pertama, agak tidak percaya. Bagaimana mungkin Indonesia ‎Чăπğ kita tinggali sekarang, tanah penuh konflik adalah tanah pilihan Tuhan?

Saya tidak akan membahas lebih dalam...tp secara garis besar, firman Tuhan bolak balik mengatakan di timur...kata kata timur seakan akan mengandung suatu kekuatan ‎Чăπğ terpendam... Diluar pembahasan Timur dan indonesia, saya sangat tertarik untuk menggali lebih.
Dan seperti ada tertulis di firmanNya, pulau pulau ‎Чăπğ jauh merindukan Aku...
Dan memang...seperti kita semua tahu, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah 18.110 pulau didalamnya (tercatat pada th. 2003)...
Bukan hanya itu, ajaibnya... Indonesia memang terletak di timur belahan bumi...
Ya!!! ‎Чăπğ disebutkan di firman, bahwa pulau pulau ‎Чăπğ jauh, pulau pulau di timur... Itulah Indonesia sahabatku...
Ibu rohani saya diberi pewahyuan ini, saya masih ingat betul...beliau mencatat di coretan tangannya, tahun 1995.

Terlepas dari pewahyuan ‎Чăπğ Tuhan beri kepada beliau, tiba2 saya sangat digerakkan untuk melihat fakta ‎Чăπğ ada dalam satu pertanyaan... "Kalau adam dan hawa diusir dari taman eden, berarti lokasi eden itu di bumi kan?, bukannya di sorga..." Kenapa? Karena tidak ada satu ayat pun ‎Чăπğ mengatakan bahwa adam dan hawa dilempar ke bumi, atau adam dan hawa diusir dari sorga. ‎Чăπğ ada adalah adam dan hawa diusir dari taman eden, dan mereka terus berjalan ke timur...

Pertanyaannya... Dimanakah lokasi taman eden berada?
Jika kita melihat sejarah... Ada suatu lokasi, ‎Чăπğ dikatakan adalah lokasi ‎Чăπğ terhilang/ benua ‎Чăπğ terhilang, ‎Чăπğ sering kita dengar sebagai atlantis... Surga dunia karena di lokasi itulah seluruh kekayaan dunia berada. Mulai dari hasil bumi, ‎Чăπğ melingkupi rempah rempah, minyak, gas, dan semua ‎Чăπğ dihasilkan dari tanah, sampai ke batu batuan ‎Чăπğ berkilauan (berdasar pemaparan plato tentang atlantis).

Lalu saya berdiskusi dengan rekan saya... Jika kita melihat sejarah, memang tanah ‎Чăπğ dicari dunia..., ‎Чăπğ isinya kekayaan alam dr berbagai aspek, hanyalah Indonesia. Apakah Indonesia itu dulunya adalah eden?

Sahabat saya ini, biasa saya panggil dia dengan sebutan a'a, kita selalu excited kalau terlibat pembicaraan mengenai atlantis ini...
Waktu itu saya ingat sekali, di kantor kamui mencari berbagai data tentang atlantis di internet..dan kami sangat yakin bahwa benua ‎Чăπğ terhilang, itulah Indonesia kita.

Dahulu, indonesia sangat termasyur dengan kekayaan alamnya. Waktu saya berkunjung ke papua, di hotel sheraton timika, ada satu ruangan dimana ada sejarah masuknya freeport ke Indonesia, dan saat saya melihat video interview mereka, mereka dengan gagahnya mengatakan bahwa Amerika, bisa menjadi negara superpower, karena supply tembaga, emas dari freeport, ‎Чăπğ ada di tembagapura, kabupaten Mimika, Papua.
Wow...
hebatnya lagi, dari tahun 1972 freeport mulai masuk di tanah papua, sampai sekarang (red: tahun 2003, waktu saya berkunjung kesana), mereka "hanya" menghabiskan satu gunung, dan bersiap siap mau 'menghabiskan' gunung lainnya.
wow....selama 30 tahun, hanya 1 gunung yang dikeruk habis, dan hasilnya sangat mengagumkan !!!
Brarti...betapa kayanya negeri Indonesia kita. Saya kagum...

Saya dan a'a tetap yakin bahwa Indonesia lah benua ‎Чăπğ terhilang itu, ‎Чăπğ disebut orang sebagai atlantis. Tidak ada satupun daerah di dunia ‎Чăπğ berkilauan hasil alamnya, ...

Lalu pembicaraan kami terhenti hanya sampai disitu, karena kesibukan dan juga kami tidak dapat menemukan bukti ‎Чăπğ konkret secara pemaparan histori dan geografis. Aku berusaha memberitahu kepada kawanku sepelayanan, ke ibu rohaniku, tapi tidak semua dari mereka mendengarkan serius...ya sudah akhirnya semua hasil pencarianku di google, tulisan pemaparanku dan a'a hanya tergeletak begitu saja, tersimpan rapi di dalam map.



Tidak kusangka, januari 2010, awal... A'a kontek saya dan bilang, "lis,‎Kåмů harus baca buku ini ! ‎Kåмů akan kaget!" Lalu aku dibelikan a'a, dan dikirim ke surabaya (a'a tinggal di jogjakarta). Setelah aku baca, responku hanya satu... Merinding !
Semua ‎Чăπğ kami bicarakan di tahun 2003, semua ada! Dan hebatnya, pengarang buku ini selain bukan orang Indonesia, beliau melakukan riset selama 20 tahun, untuk melahirkan buku ini!
Wow...

Semua tebakan kami bahwa Indonesia adalah atlanTis, semua dipaparkan secara gamblang, secara teoristis, baik pemaparan historikal maupun secara geografis.
Wow...

Saya sampai mau menangis, saya bilang ke a'a..." A, ‎Чăπğ bikin bukan orang kita, malah org meksiko. Siapa beliau sampai belain menggali sampai sejelas ini..." A'a hanya bilang, "itu warisan untuk kita lis..."
Ya...itulah warisan untuk kita...karena beliau setelah selesai menulis buku ini, meninggal. Anaknya lah ‎Чăπğ berjuang agar buku ini lahir dan bisa sampai ke tangan kita.

Bangga... Itulah perasaanku karena Tuhan sudah membukakan secara gamblang. Semakin gamblang, tentang tanah ‎Чăπğ dikasihiNya, Indonesia. Tuhan membuat buku ini bisa sampai ke tangan kita dan boleh dibaca orang banyak.
Saya yakin akan banyak mata memandang Indonesia, seperti ‎Чăπğ sudah ada tertulis di firmanNya... Pro dan kontra pasti bermunculan, tapi terlepas dari semua itu... Banggalah sahabatku, bangga lah bahwa Tuhan sudah melahirkanmu di tanah Indonesia...
Buku ini sangat jelas dan gamblang. Tidak ada yan perlu disangkal lagi...

Saya menulis ini sambil menitikkan air mata... Ya Tuhan sudah tidak sabar agar bangsa Indonesia dipulihkan, dan melihat bahwa bangsa iNdonesia akan kembali termashyur seperti dahulu...

Tuhan memberkati kita semua...


Surabaya, 24 Januari 2009, 09.40 wib